Simak, Ini 7 Cara Jadi Pemimpin yang Efektif

Kompas.com - 04/02/2019, 15:52 WIB
Ilustrasi bekerja dengan gembiraplustwentyseven Ilustrasi bekerja dengan gembira

KOMPAS.com - Menjadi pemimpin yang baik berarti bisa menyatukan etos kerja dengan orang-orang yang dipimpinnya.

Dikutip dari CNBC Make It, Senin (4/2/2019), pemimpin yang paling efektif adalah pemimpin yang bisa merefleksikan serta mengaplikasikan prinsip-prinsip yang bisa membuat kinerja tim menjadi lebih baik.

Memang, menjadi pemimpin adalah pekerjaan yang sulit. Apalagi jika Anda baru menduduki posisi pemimpin untuk pertama kalinya.

Baca juga: 4 Kunci Menjadi Pemimpin Bisnis di Era Revolusi Industri 4.0

Berikut adalah 7 hal penting yang harus diaplikasikan agar Anda bisa menjadi pemimpin yang efektif.

1. Melihat dan mendengar

Ketika Anda baru saja menduduki posisi sebagai seorang pemimpin, beri waktu sejenak untuk mengamati kondisi di sekitar Anda dan kenali lingkungan Anda.

Apakah hal yang paling diprioritaskan oleh tim yang akan Anda pimpin serta hal apa yang paling sering dilakukan oleh anggota tim Anda hingga menguras waktu?

Dengan demikan, Anda bisa menjadwalkan pertemuan tatap muka dengan masing-masing anggota tim. Pertemuan tatap muka bisa membuat Anda mengetahui banyak informasi sembali membangun visi serta arah dari kepemimpinan organisasional yang diinginkan.

2. Ikatan emosional

Pemimpin yang dihormati akan membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja serta anggota timnya. Tanyakan soal keluarga dari orang-orang yang bekerja dengan Anda, namun hati-hati agar tidak membahas hal-hal yang bersifat terlalu personal.

Kenali batasanmu. Ingatlah tangal ulang tahun mereka, tanyakan bagaimana hari-hari yang mereka jalani, serta jadwalkan acara makan siang bersama dengan anggota tim.

Bagikan juga cerita-cerita hidup Anda untuk membuat orang mengenali Anda dengan lebih baik.

3. Memiliki kesadaran

Sebagai seorang pemimpin, Anda harus memiliki kesadaran terhadap berbagai situasi, yang berarti jeli pada lingkungan sekitar. Kesadaran akan membantu Anda mendapatkan informasi penting untuk kesuksesan Anda.

Anda dapat meningkatkan pemahaman Anda dengan bercakap-cakap secara teratur dengan kolega Anda melalui berbagai pertemuan atau memelajari berbagai pikiran orang-orang di sekitar.

4. Tindakan nyata

Seorang pemimpin harus melakukan sesuatu, tak hanya menganalisa situasi yang tak menghasilkan sebuah tindakan. Mendengarkan berbagai cerita dari kolega di tempat kerja bisa membuat ikatan emosional serta akan memberikan pencerahan serta kepercayaan diri supaya Anda bisa membuat keputusan-keputusan cerdik.

Ketika Anda bertindak, maka orang lain akan merasakan keberadaan Anda sebagai pemimpin.

5. Pemberdayaan

Jangan biarkan kekuasaan menguasai Anda. Biarkan orang lain membuat keputusan untuk diri mereka sendiri.

Dengan memercayai anggota tim Anda, Anda memungkinkan mereka untuk tumbuh dan menentukan jalan yang yang baik. Ketika seseorang menyelesakan sesuatu untuk diri mereka sendiri, mereka akan merasakan kepuasan pribadi.

6. Tanggung jawab

Jika terjadi kesalahan, jadilah orang pertama yang bertanggung jawab sebelum menyalahkan orang lain. Jangan pernah takut untuk mengatakan, "Saya melakukan kesalahan."

Ketika anggota tim Anda melihat bahwa Anda mampu mengakui kesalahan, Anda akan menanamkan budaya memaafkan di mana orang berani untuk jujur dan tidak gagal atau berbicara.

7. Sinkronitas

Ketika memimpin dengan hati, Anda akan memancarkan perasaan positif. Akhirnya, akan banyak hal kecil yang bisa Anda syukuri.

Bisa jadi, seorang kolega akan terinspirasi oleh visi Anda dan bekerja lebih keras atau kesuksesan Anda sebagai pemimpin memberi Anda pengakuan di perusahaan. Dengan menanam benih, maka benih tersebut akan berbunga.

Ini adalah sinkronisitas ketika hal-hal baik yang tidak berhubungan mulai terjadi.



Close Ads X