Reformasi Imigrasi AS, Trump Akan Cabut Program Visa Lotre

Kompas.com - 01/02/2018, 06:05 WIB
Presiden AS Donald J. Trump tersenyum saat pidato kenegaraan di majelis Dewan Perwakilan Rakyat AS, di Washington DC, Selasa (30/1/2018). (AFP/Win McNamee) WIN MCNAMEEPresiden AS Donald J. Trump tersenyum saat pidato kenegaraan di majelis Dewan Perwakilan Rakyat AS, di Washington DC, Selasa (30/1/2018). (AFP/Win McNamee)
|
EditorAprillia Ika

WASHINGTON, KOMPAS.com — Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato State of Union di Washington DC, Selasa (30/1/2018) waktu setempat atau Rabu (31/1/2018). Dalam pidato tersebut, Trump memaparkan berbagai capaian dan rencana pemerintahannya.

Salah satu hal yang dipaparkan Trump adalah mengenai kebijakan imigrasi AS. Ia menyatakan, dalam beberapa bulan terakhir, pemerintahannya telah melakukan pembicaraan, baik dengan Partai Republik maupun Demokrat, untuk menyusun pendekatan bipartisan terkait reformasi imigrasi.

"Berdasarkan diskusi ini, kami mempresentasikan kepada Kongres terkait proposal terperinci yang didukung kedua partai secara adil," kata Trump seperti dikutip dari transkrip pidatonya.

Dalam rencana tersebut, pemerintahan Trump mengajukan empat pilar. Pertama, Pemerintah AS akan memberikan kewarganegaraan bagi 1,8 juta imigran ilegal yang dibawa ke AS oleh orangtuanya saat masih kecil.

Baca juga: Trump Pamer Reformasi Pajak Terbesar Sepanjang Sejarah AS

"Dalam rencana tersebut, mereka yang memenuhi syarat pendidikan dan pekerjaan serta menunjukkan karakter moral yang baik akan dapat menjadi warga negara AS secara penuh," ujar Trump.

Pilar kedua adalah menjaga perbatasan secara penuh. Artinya, kata Trump, adalah membangun tembok di perbatasan di bagian selatan.

Adapun pilar ketiga adalah mengakhiri program visa lotre. Trump menyebut, program ini memberikan green card alias kewarganegaraan AS secara acak tanpa melihat keterampilan hingga keamanan bagi warga AS.

"Ini adalah waktunya untuk maju ke sistem imigrasi berbasis jasa, kebaikan, di mana (visa atau kewarganegaraan) diberikan kepada orang yang berketerampilan, ingin bekerja, berkontribusi kepada masyarakat kita, serta mencintai dan menghormati Tanah Air kita," ucap Trump.

Baca juga: Pidato Kenegaraan Trump: Impian Amerika, ISIS, Imigran, dan Ekonomi

Pilar keempat adalah mengakhiri rantai migrasi. Dalam sistem keimigrasian AS saat ini, satu imigran bisa membawa keluarga dan kerabat mereka ke AS.

"Di bawah rencana kami, kami fokus pada anggota keluarga langsung dengan membatasi sponsor hanya kepada pasangan dan anak-anak. Reformasi vital ini sangat penting, tidak hanya bagi ekonomi, tetapi juga bagi keamanan dan masa depan kita," ucap Trump.

Kompas TV Kerasnya sikap kedua partai membuat penutupan pemerintahan Amerika Serikat diprediksi akan berjalan lama.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X