Susi Bentuk Bektram di Pasuruan, Anggota TNI Bisa Belajar Jadi Entrepreneur

Kompas.com - 23/02/2018, 21:39 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (12/2/2018). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (12/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama TNI Angkatan Laut (AL) membentuk pusat pembekalan keterampilan (bektram) TNI AL di Grati, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (21/2/2018) lalu. Tempat itu dibuat bagi anggota TNI, baik prajurit aktif maupun purnawirawan, untuk melatih kemampuan di bidang pertanian, perikanan, serta perindustrian.

"Bagi purnawirawan TNI AL, ini bisa jadi bekal sebagai entrepreneur atau pengusaha rumahan. Sedangkan bagi prajurit aktif, untuk mempersiapkan diri saat membuka wilayah-wilayah baru karena pulau kita banyak," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Jumat (23/2/2018).

Susi menilai, pusat bektram seperti ini sangat penting sebagai bekal supaya anak bangsa bisa memiliki kemampuan yang mumpuni dalam mengolah sumber daya alam di Indonesia. Untuk ke depannya, Susi menargetkan pusat bektram seperti ini tidak hanya dibangun untuk TNI AL, melainkan juga bagi seluruh lapisan masyarakat, hingga anak sekolah.

Harapannya, jika program ini berjalan dan semakin banyak diadakan, Susi membayangkan Indonesia bisa memperkuat ketahanan pangannya dan tidak perlu lagi mengimpor. Bahkan, bisa juga sampai swasembada pangan.

Baca juga: Hadapi Sandiaga di Festival Danau Sunter, Apa Saja Persiapan Susi?

Secara terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi melihat pusat bektram di Grati ini bisa menjadi pilot project untuk kemudian diadakan di tempat lain. Ade menyarankan supaya sasaran utama program bektram ini sementara difokuskan di Pulau Jawa, dengan pertimbangan sebagian besar TNI AL ada di sana.

"Nantinya, hasil didikan dari sini akan kami sebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Kami akan kerja sama dengan kementerian dan pemerintah daerah," tutur Ade.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun lokasi yang digunakan untuk pusat bektram di Grati memiliki luas lahan 100 hektare. Dalam hal pelatihannya, TNI AL bekerja sama dengan KKP, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perindustrian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.