Standard Chartered Fasilitasi Pembayaran Dana Supplier Alfamart - Kompas.com

Standard Chartered Fasilitasi Pembayaran Dana Supplier Alfamart

Kompas.com - 02/04/2018, 15:21 WIB
CEO Standard Chartered Indonesia Rino Donosepoetro dan CEO Alfamart Hans Prawira menandatangani kerja sama modal solusi kerja terpadu di Hotel Shangri-La Jakarta, Senin (2/4/2018).KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKO CEO Standard Chartered Indonesia Rino Donosepoetro dan CEO Alfamart Hans Prawira menandatangani kerja sama modal solusi kerja terpadu di Hotel Shangri-La Jakarta, Senin (2/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Standard Chartered Bank Indonesia memperluas kerja sama penerapan Program  Solusi Modal Kerja Terpadu dengan peritel modern PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk ( Alfamart) pada Senin (2/4/2018). 

Dalam kerja sama tersebut, Standard Chartered Bank Indonesia akan memfasilitasi pembayaran invoice dari supplier atau penyedia barang ke gerai-gerai Alfamart.

"Solusi modal kerja terpadu hadir dengan memberikan layanan keuangan berupa  pembayaran lebih cepat kepada mitra bisnis Alfamart dengan bunga yang menarik atas invoice-invoice yang disetujui oleh pihak Alfamart," kata CEO Standard Chartered bank Indonesia Rino Donosepoetro dalam sambutannya di Hotel Shangri-La Jakarta, Senin (2/4/2018).

Baca juga : Standard Chartered: Tahun Ini, Pemerintah Terus Mendorong Daya Beli Masyarakat

Adapun kerja sama ini dinilai CEO Alfamart Hans Prawira bisa memberikan bantuan signifikan bagi para supplier-nya dan juga kesinambungan bisnis yang berkepanjangan.

Hans menambahkan, selama ini proses pembayaran dari pihaknya ke supplier bisa memakan waktu rata-rata hingga 40 hari.

"Biasanya itu dari kami ke supplier bisa 40 hari. Dengan program ini jadi lebih simpel, cepat, dan itu sejalan dengan visi kami yang ingin memberdayakan pengusaha dari UMKM," ungkap Hans dalam kesempatan yang sama.

Dengan adanya program kerja sama dengan Standard Chartered ini maka para pemasok bisa menerima pembayaran hanya dalam kurun waktu empat hari setelah memasok barangnya ke gerai-gerai Alfamart.

Baca juga : Cash Deposit Machine, Unggulan Standard Chartered Rangkul Nasabah Korporasi

Efisiensi

Head of Cash Management and Banks Standard Chartered Bank Indonesia Rolly A Lahagu menjelaskan, efisiensi itu yang menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan usaha para pemasok melalui program tersebut.

Menurut Rolly, dengan alur selama empat hari kerja itu para pemasok bisa fokus mengembangkan usahanya tanpa memikirkan perihal persoalan pendanaan.

Pada hari pertama, pemasok perlu menukarkan faktur ke Alfamart sehingga di hari selanjutnya Alfamart dapat mengunggah invoice ke Straight2Bank, platform perbankan digital Standard Chartered. Lalu bank akan memproses invoice sesuai instruksi Alfamart di hari ketiga.

"Paling lambat di hari keempat, pemasok akan dapat memilih invoice yang akan memperoleh pendanaan dan dapat langsung menerima dana atau modal dari bank," terang Rolly.

Bunga Rendah

Selain efisiensi waktu, keunggulan lainnya yang dipaparkan Rolly atas solusi modal kerja terpadu ini adalah pemasok hanya dikenakan bunga 8,5 persen dari total invoice per tahun atau lebih kecil dibandingkan pinjaman dengan bank yang sebesar 11 persen per tahun.

"Kemudian keuntungan lainnya adalah pemasok tidak perlu memberikan jaminan dan tidak usah melampirkan laporan keuangan untuk mendapatkan akses perbankan solusi modal kerja terpadu ini. Mereka hanya perlu melampirkan SIUP dan NPWP," imbuh Rino.

Sebagai informasi tambahan, program Solusi Modal Kerja Terpadu ini sudah dirilis dua tahun yang lalu oleh Standard Chartered bank indonesia. Alfamart akan jadi mitra ke-16 dalam program ini.

Kompas TV Bagaimana dampak pengumuman inflasi terhadap indeks harga saham gabungan?



Close Ads X