Menteri Rini Tugaskan Inalum Comot Saham Freeport Tanpa Holding

Kompas.com - 20/09/2017, 14:05 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno saat mengunjungi Prambanan Jazz Festival 2017 di kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, Sabtu (19/8/2017). Prambanan Jazz Festival berlangsung selama tiga hari dari 18 sampai 20 Agustus 2017 di Candi Prambanan, Yogyakarta. KOMPAS.com/ GarryMenteri BUMN Rini Soemarno saat mengunjungi Prambanan Jazz Festival 2017 di kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, Sabtu (19/8/2017). Prambanan Jazz Festival berlangsung selama tiga hari dari 18 sampai 20 Agustus 2017 di Candi Prambanan, Yogyakarta.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memastikan, PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) akan mengambil alih 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Bahkan ia percaya diri bahwa pengambilalihan 51 persen saham Freeport tak perlu menunggu holding BUMN yang rencananya akan diakukan untuk memperkuat BUMN pertambangan.

"Tidak harus menunggu (holding) karena yang ngambil kan Inalum," ujarnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (20/9/2017).

(Baca: Deutsche Bank Berminat Biayai BUMN Beli Saham Freeport)

Meski begitu, BUMN tutur Rini, akan memantau dan memformulasikan cara valuasi aset Freeport yang paling tepat terlebih dahulu.

Selain itu, Rini juga berharap agar proses penawaran divestasi Freeport bisa rampung paling lama akhir 2018 mendatang.

"Jadi dengan financial advisor kami dan lawyer kami sedang menyiapkan timing-nya maupun cara valuasinya," kata Rini.

(Baca: DPR Gusar dengan Kepastian Kontrak Freeport)

Sebelumnya, Komisi VI DPR meyakini perusahaan BUMN mampu mengambil alih 51 persen saham PT Freeport Indonesia. Syaratnya, BUMN tambang harus membentuk holding sehingga kuat dari sisi permodalan.

"Kami punya keyakinan yang sama (dengan Kementerian BUMN) bahwa BUMN kita bisa," ujar Ketua Komisi VI Teguh Juwarno di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Menurut Teguh, holding BUMN tambang bisa membuat kinerja perusahaan menjadi lebih efisien. Konsolidasi juga akan membuat BUMN itu kuat secara ekuitas.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X