Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sri Mulyani: Soal Freeport, Saya Tidak Mau Keluarkan Kalimat Apapun...

Kompas.com - 04/10/2017, 17:53 WIB
Yoga Sukmana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani masih menutup rapat perkembangan pembahasan divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia dengan Freeport McMoran.

Padahal beberapa waktu lalu, Bos Freeport McMoran Richard C Adkerson sudah menyatakan menolak skema divestasi saham yang ditawarkan pemerintah.

Hal itu terungkap setelah surat Adkerson kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto bocor ke publik.

"Kalau Freeport saya tidak akan mengeluarkan kalimat apapun karena sedang dalam proses negosiasi," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/10/2017).

(Baca: Surat Bos Freeport Beredar, Kemenkeu Tahan Komentar )

Kemarin, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution juga enggan mengomentari sikap Bos Freeport McMoRan Inc Richard C Adkerson yang menolak skema divestasi saham yang ditawarkan pemerintah.

Meski begitu, Darmin memastikan bahwa pemerintah bisa mengambil 51 persen saham Freeport tanpa skema initial public offering (IPO). Hal itu sekaligus menepis argumen Freeport McMoran.

(Baca: Pertanda Perundingan Pemerintah dan Freeport Akan Temui Jalan Buntu )

"Di dalam kontrak karya (KK) sebenarnya, yang namanya divestasi itu tidak dibilang pakai IPO," ujar Darmin di sela-sela acara Rakornas Kadin, Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Diakui Darmin, sempat ada Peraturan Pemerintah (PP) yang membolehkan divestasi PT Freeport Indonesia dilakukan dengan skema IPO. Namun aturan itu sudah tidak berlaku.

"Nah itu pernah ada PP yang bilang pakai IPO boleh, tapi itu sudah di cabut," kata Darmin.

(Baca: Menko Darmin Tegaskan Divestasi Saham Freeport Bisa Dicomot Tanpa IPO)

Kompas TV Negosiasi antara pemerintah dan Freeport masih alot meski kesepakatan perubahan status dan divestasi saham sudah disepakati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang



Terkini Lainnya

Luhut: Penggunaan Standar Emisi Euro 4 dan 5 Bisa Pangkas Subsidi BBM Rp 50 Triliun

Luhut: Penggunaan Standar Emisi Euro 4 dan 5 Bisa Pangkas Subsidi BBM Rp 50 Triliun

Whats New
Permintaan Kredit Masyarakat Meningkat, Edukasi dan Sosialisasi Keuangan Kian Mendesak

Permintaan Kredit Masyarakat Meningkat, Edukasi dan Sosialisasi Keuangan Kian Mendesak

Whats New
Mengenal Perbedaan Judi Online dan Gim Online

Mengenal Perbedaan Judi Online dan Gim Online

Spend Smart
Info Pangan 22 Februari 2024, Harga Beras, Cabai, Telur Naik, Daging Sapi Turun

Info Pangan 22 Februari 2024, Harga Beras, Cabai, Telur Naik, Daging Sapi Turun

Whats New
Naik Lagi Rp 2.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam 22 Februari 2024

Naik Lagi Rp 2.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam 22 Februari 2024

Whats New
Mengawali Sesi, IHSG dan Rupiah Kompak Melemah

Mengawali Sesi, IHSG dan Rupiah Kompak Melemah

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga BCA

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga BCA

Whats New
Harga Beras Sudah Mencapai Rp 16.850 per kilogram, Berikut Daftar Harga Beras dari Awal Tahun

Harga Beras Sudah Mencapai Rp 16.850 per kilogram, Berikut Daftar Harga Beras dari Awal Tahun

Whats New
ASN di IKN Mulai Bekerja Oktober 2024

ASN di IKN Mulai Bekerja Oktober 2024

Whats New
Ini 5 Strategi PLN Energi Primer Perkuat Bisnis Sepanjang 2024

Ini 5 Strategi PLN Energi Primer Perkuat Bisnis Sepanjang 2024

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 22 Februari 2024

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 22 Februari 2024

Spend Smart
Kisah Oktavirasa, Cintanya pada Seni Merajut dan Kaligrafi Berbuah Sukses Usaha Fesyen Ramah Lingkungan

Kisah Oktavirasa, Cintanya pada Seni Merajut dan Kaligrafi Berbuah Sukses Usaha Fesyen Ramah Lingkungan

Smartpreneur
Tengok Kesiapan Makassar New Port Jelang Diresmikan Presiden Jokowi

Tengok Kesiapan Makassar New Port Jelang Diresmikan Presiden Jokowi

Whats New
Tersengat Sentimen Laporan Kinerja Nvidia, Indeks Nasdaq Koreksi 0,32 Persen

Tersengat Sentimen Laporan Kinerja Nvidia, Indeks Nasdaq Koreksi 0,32 Persen

Whats New
Mentan Klaim Produksi Beras Akan Surplus, Mengapa Masih Terus Impor?

Mentan Klaim Produksi Beras Akan Surplus, Mengapa Masih Terus Impor?

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com